![]() |
Penyakit Tanaman Jeruk Penampakan getah (gum) yang sering disebut blendok. Ini foto asli tanaman saya |
DISCLAIMER : Cara mengatasi penyakit tanaman jeruk yang saya tulis ini, adalah pengalaman pribadi, yang sama sekali tidak dibimbing oleh ilmu pengetahuan, atau saran dari ahli tanaman. Segala kerugian akibat meniru cara ini, tanggung jawab masing masing ya.
Kakak Meninggal, Tanaman Jeruk Terlantar
Saya ceritakan dari awal.
Saya punya pohon jeruk. Buahnya kecil kecil tapi aromanya harum dan enak dibuat campuran minum teh. Saya tidak tahu namanya. Orang orang sini menyebutnya lemon cui. Ada juga yang bilang jeruk kasturi. Karena itu, kita sebut saja lemon cui. Jeruk ini hadiah dari sorang teman.
Pohon ini sangat rajin berbuah. Bisa dibilang tidak ada liburnya. Apalagi bila diberi pupuk tai kambing. Buahnya makin banyak. Tetangga kanan kiri sudah kebagian semua. Teman teman dikantor juga kebagian. Tingginya kira kira 1 meter dengan potnya.
Kemudian ada musibah menimpa keluarga saya. Kakak tertua meninggal. Jenazahnya diurus dan dimandikan dirumah. Tanaman tanaman saya terpaksa disingkirkan dulu. Termasuk pohon lemon cui ini. Diletakkan dipojokan yang tempatnya lembab.
Sampai seminggu tahlilan, tidak ada yang ingat dengan pohon pohon itu. Menjelang tahlilan hari ke 40, barulah saya teringat dengan pohon lemon cui. Saya lihat di pojokan rumah, kondisinya mengenaskan. Potnya kotor oleh sedotan air mineral dan kemasan air mineral. Media tanahnya lembab dan bau kecut... Rupanya para jamaah tahlil, membuang sisa kopinya ke pot jeruk itu.
Saya amati dari dekat, ternyata batang pohonnya dipenuhi getah berwarna bening yang bermunculan disana sini. Tanaman terlihat tidak segar, tapi belum mati.
Kena Penyakit Blendok ?
Saya menduga tanahnya yang tidak sehat dan harus diganti. Maka saya ganti media tanamnya. Saya bongkar dan saya cabut pohonnya kemudian saya cuci. Akarnya sedikit sekali. Saya tanam kembali dengan media tanam yang baru dan subur.
Setelah saya ganti media tanamnya, kondisinya kok masih gitu gitu aja....tidak juga membaik. Getah blendok bermunculan terus semakin banyak. Daunnya menguning dan rontok satu satu. Saya kuatir lama lama mati. Sayang sekali kalo sampe mati.
Maka saya mencari informasi dari google. Beberapa artikel, memberi informasi mengarah pada jamur blendok/diplodia. Ciri yang disebutkan, mirip dengan kondisi lemon cui saya. Adanya getah, dan rusaknya kulit pohon. Menurut informasi, penyakit ini adalah "pembunuh jeruk".
Mengenai penyakit blendok, berikut ringkasan tulisan dari Dr Suryo Wiyono, kepala Klinik Tanaman Departemen Proteksi Tanaman Faperta IPB dan peneliti pada Pusat Kajian Buah Tropika IPB :
"Penyakit blendok disebabkan oleh cendawan Botryodiplodia theobromae. Gejalanya berupa bercak kebasahan pada batang, cabang, atau ranting. Diikuti kulit yang pecah dan mengeluarkan cairan seperti lem berwarna cokelat pada organ terserang".
"Penularan Botryodiplodia theobromae melalui percikan air dari tanah sehingga curah hujan yang tinggi mempercepat penularan. Pantas di kebun-kebun jeruk yang bebas gulma, serangan menghebat. Sebaliknya kebun yang ditumbuhi rumput – sehingga air hujan tidak memercik – relatif aman. Di saat itulah tanaman yang stres mudah terserang".
"Penggunaan pupuk kandang yang belum matang juga dapat mempercepat penularan. Pupuk kandang mentah masih mengalami dekomposisi sehingga suhu di sekitar batang meningkat dan membuat tanaman stres. Pupuk kandang mentah juga mengundang siput yang menyerang batang hingga terluka. Di saat itulah luka yang terbuka mudah dimasuki Botryodiplodia."
Diolesi hand sanitizer, malah mati separo
Ada artikel menyarankan, kulit pohonnya dikerik pake pisau, kemudian di olesi alkohol. Saya ikuti saran itu. Saya kerik dengan cutter, kemudian saya olesi hand sanitizer. Saya ga punya alkohol. Saya pikir, hand sanitizer kan sudah mengandung alkohol.
Keesokan harinya, daun daun bagian atas yang masih tersisa, mengering. Kemudian perlahan rontok dan mati. Jadilah pohon itu tinggal ranting kering. Saya telah membunuhnya dengan hand sanitizer. Tinggal satu ranting kecil dibagian bawah yang tidak ikut mati. Karena memang tidak tersentuh hand sanitizer.
Maka ranting ranting yang mati itu saya potong dengan gergaji. Menyisakan kira kira 10 cm dari akarnya.
Mengapa tidak membeli obat obatan kimia yang banyak di jual di toko Saprotan ? Saya tidak ingin membelinya dengan alasan, cuman kebun kecil saja. Yang sakit cuma satu pohon. Untuk apa membelinya. Takut mubadzir. Alasan kedua saya tidak cukup pengetahuan tentang obat obatan tanaman Nanti takutnya di toko Saprotan ditanya tanya saya ga ngerti.
Sembuh, setelah diolesi lengkuas.
Saya bersihkan blendoknya setiap hari. Menggunakan sikat gigi bekas. Ini salah satu upaya untuk mempertahankan hidupnya.
Kemudian entah dapat ide dari mana, saya teringat lengkuas.
Lengkuas memiliki serat serat kasar yang bisa digunakan untuk membersihkan batang jeruk itu. Lengkuas juga ampuh melawan jamur. Dulu kalo saya panuan, obatnya ya diolesin lengkuas. Panu kan jamur. Penyakit blendok juga karena jamur. He..he..
![]() |
Lengkuas Umbi berserat cocok untuk menggosok batang jeruk |
Mungkin ini diagnosa yang paling ngawur, tapi tetap saya coba. Saya ambil lengkuas, lalu saya geprek. Kemudian batang tanaman jeruk itu saya gosok dengan lengkuas. Gunanya untuk membersihkan batangnya dari penyakit. Sekalian mengoleskan cairan lengkuasnya.
Saya lakukan setiap pagi. Kemudian saya dapati, getah yang muncul perlahan lahan berkurang. kemudian batang yang tadinya seperti korengan, perlahan lahan tertutup oleh kulit baru. Kemudian yang paling menggembirakan, muncul tunas baru dari batang bawah. Tunas baru ini lebih sehat dan lebih besar daunnya.
Sekarang, kulit batangnya sudah bagus. Tunas tunas mulai tumbuh . Lengkuas tetap dioleskan meski tidak setiap hari. Berharap, tanaman jeruk jerukan ini makin subur dan berbuah lagi.
![]() |
Sudah sehat kembali |
Tentu cara ini bisa dicoba kalo tanaman jerukmu cuman 1 atau 2 didalam pot. Kalo tanaman jerukmu 1 hektar, ya cari cara lain aja. Pegel kalo harus ngolesin lengkuas tiap hari. he..he...
Terima kasih menyempatkan diri membaca.
========================================
- Pengalaman Pribadi
Wkwkwkk lucu bacanya btw.. jeruk saya jg mau matik krn bergetah apa lagi semut bersarang capee deh🥺🥺🥺
ReplyDeletemeh nyoba tp bneran gk tuhh 😄
ReplyDelete